Prediksi Arsenal vs West Ham 09 Juli 2015 - Head to Head Arsenal vs West Ham, Prediksi Bola Jadwal Pertandingan Arsenal vs West Ham, Line Up Pemain Arsenal vs West Ham, Pasaran Bola Online Arsenal vs West Ham, Prediksi Skor Agen Bola Arsenal vs West Ham Liga Primer Inggris Hari ini.
APA KOMENTAR ANDA
Jumat, 31 Juli 2015
Kamis, 23 April 2015
Ahok Akan Tangkap 400 Siswi SMA Pesta Bikini
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak
bisa melarang para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat
untuk meluapkan kegembiraannya saat lulus Ujian Nasional (UN).
Namun, harus ada etika yang harus tetap dijunjung tinggi. Apalagi, bentuk kegiatannya berbau asusila.
Hal ini menanggapi beredarnya sebum undangan pesta Splash After Class di media sosial.
Dimana para pelajar yang ingin datang kesana diwajibkan menggunakan dress code yaitu bikini summer dress.
"Oh nggak bisa dong kalau pesta bikini mah. Itu mah nggak bener kalo
pesta bikini. Ditangkep. Itu ada Kitab Hukum Undang Pidana (KUHAP)
karena asusilanya kok. Kalau bikini di Ancol boleh, sambil berenang
boleh," kat Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/4).
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan bahwa seharusnya mereka
lebih memikirkan masa depan dengan mendaftarkan diri ke perguruan
tinggi.
Kalau budaya seperti itu tidak cocok masuk ke perguruan tinggi.
Sanksi sosial akan diberikan masyarakat kepada pelajar yang berani
melakukan pesta bikini itu.
"Makanya kalau dia udah lulus, model kaya gitu ga usah kasih kuliah
harusnya. Ngga bisa masuk negeri misalnya, disanksi. Saya kira diseluruh
dunia sama kok," tuturnya.
Menurutnya, kalau itu sampai terjadi, maka dia akan menyiapkan hukuman yang tepat bagi para pelajar.
Menurutnya, penggunaan bikini harus di tempat yang tepat seperti pantai, atau ketika ingin berenang.
"Kalau terjadi ya kita cari hukumannya apa. Bikini boleh aja kalo mau
di Ancol berenang. Tpi kalau pesta pake bikini mah keterlaluan,"
tuturnya.
Mengapa Megawati Semringah Ketika Komjen Budi Gunawan Jadi Wakapolri
Mengapa Megawati Semringah Ketika Komjen Budi Gunawan Jadi Wakapolri - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akhirnya melantik Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai Wakapolri, Rabu (22/4) siang, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, menurut informasi, sangat mendukung kepemimpinan duet Badrodin Haiti-BG di Polri.
Mega juga terlihat semringah mengetahui mantan ajudannya itu dilantik menjadi orang nomor dua di Polri.
Menurut politisi PDIP Masinton Pasaribu, Mega tidak memberi reaksi berlebihan atas dilantiknya BG menjadi Wakapolri. Mega, kata Masinton, mendukung kepemimpinan Badrodin Haiti-BG.
"Wanjakti Polri sudah memilih calon Wakapolri
Pak BG (Budi Gunawan) dilantik oleh Kapolri. Berkaitan dengan tuduhan
bahwa BG menerima gratifikasi, sudah clean and clear," kata Masinton di
Jakarta, Rabu (22/4).
Ia berharap Polri lebih profesional dalam penegakan hukum dengan adanya sinergi Kapolri dan Wakapolri yang baru.
Mengenai adanya kesan pelantikan BG ditutup-tutupi, Masinton melihat hal itu hanyalah masalah teknis belaka.
Fakta dibalik Pidato Jokowi Banjir Pujian Ternyata Dikecilkan Anak Buahnya
Fakta dibalik Pidato Jokowi Banjir Pujian Ternyata Dikecilkan Anak Buahnya - Sebagian kalangan menilai, di balik pidato yang banjir pujian dari
Presiden Joko Widodo (Jokowi), perannya sedang ingin dianggap kecil oleh
anak buahnya.
"Saya melihat, berita pengakuan timnya sangat tidak lazim," kata politisi, Dradjad H Wibowo di Jakarta, Rabu (22/4/2015)
Dengan pengakuan terbuka seperti itu, tim Presiden terlihat ingin
diberitakan bahwa karena kehebatan mereka lah, maka Presiden jadi
terlihat bagus.
"Ini secara tidak langsung merendahkan Presiden, tapi mengangkat tim
yang menulis pidato tersebut. Dalam berita ditulis pengakuan Andi
Wijayanto (AW) dengan menyebutkan peran dari nama-nama seperti LBP
(Luhut B Panjaitan), Retno, AW, Rizal Sukma, dan lain-lain," katanya.
Kehebatan staf
Di banyak negara, kata Dradjad, dirinya hampir tidak pernah melihat
kehebatan staf dari seorang pemimpin politik diberitakan menonjol,
sehingga mengaburkan kualitas sang bos.
"Kita baru tahu peran rinci staf tsb setelah ybs pensiun. Bukan pada
saat puncak acara di mana bosnya baru saja pidato. Sederhananya, saya
melihat dari berita soal pidato itu bahwa Jokowi ini biasa-biasa saja,
atau malah awam. Yang hebat adalah tim-nya," katanya.
Dalam berita yang diungkap Kompas.com, Presiden Joko Widodo
menyampaikan pidato yang berisi kritik dalam pembukaan Konferensi
Asia-Afrika 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (22/4/2015).
Pidato Jokowi ini langsung mendapat sambutan meriah peserta KAA yang hadir.
Siapakah orang-orang yang menyusun pidato itu?
Ternyata, pidato itu disusun sejak lama oleh tim yang dinamakan Tim
Substantif. Isi tim itu adalah Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar
Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Sekretaris
Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.
"Dibantu tim khusus yaitu Rizal Sukma, Sukardi Rinakit, Teten Masduki," ungkap Andi di sela-sela acara KAA 2015, Rabu.
Rizal Sukma adalah Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS).
Sumber: http://wartakota.tribunnews.com
Langganan:
Postingan (Atom)
